Minggu, 25 September 2016

Sekilas Tentang Pengorganisasian Pengembangan Masyarakat

Dosen Pembimbing: Ratri Ciptaningtyas, SKM, S.Sn.Kes


Mata kuliah ini sebagai pra syarat Pengalaman Belajar Lapangan

Sebelumnya,pengertian apa yang kalian ketahui tentang..
  • Pengorganisasian Masyarakat
  • Pengembangan Masyarakat
  • Pemberdayaan Masyarakat
 Tiga pengertian diatas adalah dasar pertama yang perlu kita ketahui  sebelum menjelajah lebih luasi tentang ilmu ini. Kita harus bisa membedakan perbedaan ketiganya.

1. Pengorganisasian masyarakat (Organizing)

Sejarah singkat

Sosok yang paling terkenal di pengorganisasian masyarakat modern Saul Alinsky. Alinsky adalah organizer masyarakat yang bekerja di seluruh bangsa dari tahun 1930-an hingga 1970-an. Strategi perubahan masyarakat yang menggunakan konfrontasi publik sering disebut sebagai model "Alinsky-style".  Saul Alinsky dan Paulo Freire adalah sebagian dari tokoh-tokoh yang mengangkat kembali, dan mempraktekkan pemikiran dan pola kerja pengorganisasian masyarakat. 

Pengertian

Pengorganisasian masyarakat adalah upaya untuk mengorganisir masyarakat. Dimana dalam pembentukan organisasi kerakyatan , masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pencapaian dengan berpartisipasi  aktif dalam membangun masyarakat. Dalam hal ini masyarakat dijadikan sebagai pelaku sekaligus sebagai penikmat pembangunan. Pengorganisasian masyarakat ini diatur sedemikian rupa baik dikelompokkan menurut umur, budaya, dsb. Pengorganisasian masyarakat juga harus bertumpu pada potensi dan kemampuan yang dimiliki masyarakat  dang mengacu pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Sehingga nantinya program yang dihasilkan dapat tepat sasaran.

Jadi, pengorganisasian masyarakat bukan sekedar memobilisasi massa untuk suatu kepentingan, tetapi suatu proses pergaulan/pertemanan/persahabatan dengan suatu komunitas atau masyarakat 

2.  Pengembangan Masyarakat (Community Development)

Sejarah singkat

Pengembangan masyarakat atau community development sudah lahir sejak tahun 1960-an.

Konsep Tropman, dkk (1993) mengemukakan, bahwa :
"…locality development merupakan suatu cara untuk memperkuat warga masyarakat dan untuk mendidik mereka melalui pengalaman yang terarah agar mampu melakukan kegiatan berdasarkan kemampuan sendiri untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka sendiri pula”. 

Konsep ini diterapkan pada sebuah lingkungan masyarakat setempat (locality/community), yang biasanya masih memiliki norma-norma sosial tentang konsensus, homogenitas, dan harmoni (identik dengan masyarakat perdesaan). 
Tujuan penerapan konsep ini adalah membangkitkan partisipasi penuh warga masyarakat yang berakhir pada terwujudnya kemampuan dan integrasi masyarakat untuk dapat membangun dirinya sendiri.

Pengertian

Pengembangan masyarakat adalah sebuah proses pembangunan jejaring interaksi dalam rangka meningkatkan kapasitas dari sebuah komunitas, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan kualitas hidup masyarakat (United States Departement of Agriculture, 2005). Sasaran yang ingin dicapai  dari Pengembangan masyarakat adalah  sasaran kapasitas masyarakat dan sasaran kesejahteraan.
Dalam hal ini pengembangan masyarakat berusaha untuk mengembangkan potensikemampuansoft skill, dan menyadarkan pengertian kepada masyarakat agar dapat menggunakan dengan lebih baik semua kemampuan yang dimiliki. Bagi para perancang program pengembangan masyarakat, Community development berarti program pendidikan bagi masyarakat untuk mampu mengaktualisasikan dirinya sendiri dalam program-program pembangunan.

Jadi, community development adalah dapat didefinisikan sebagai kegiatan pengembangan masyarakat yang diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat untuk mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih baik apabila dibandingkan dengan sebelum adanya kegiatan pembangunan. Sehingga masyarakat di tempat tersebut diharapkan menjadi lebih mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik.

 Apa perbedaan Community Organizing dan Community Development?
Community Organizing lebih mengarah pada partisipasi masyarakat dalam membangun komunitasnya sehingga mereka dapat mengambil tindakan-tindakan secara sadar dalam mencapai perubahan yang lebih baik , sedangkan Community Development lebih mengarah kepada mengembangkan kemampuan dan soft skill masyarakat sehingga bisa mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik.

3.Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment)

Pemberdayaan masyarakat adalah hasil penerapan dari pengorganisasian masyarakat dan pengembangan masyarakat dimana masyarakat sudah bisa mengatur dan memanajemen sendiri program kesehatan tanpa perlu monitoring.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL DASAR ILMU GIZI KESMAS

Kondisi Gizi Anak Indonesia sumber: https://kominfo.go.id/content/all/infografis?page=113 Deskripsi mata Kuliah Memberikan pemahama...